KOMBES | Komunitas Blogger Syaamil | Syaamil Group

Awalnya ragu mau klik daftar di link pendaftaran anggota KOMBES (Komunitas Blogger Syaamil). Setidaknya ada dua alasan yang mengemuka. Pertama, banyaknya pekerjaan dan amanah yang telah terplot dalam jadwal harian. Sedang alasan kedua, belum punya blog dan jarang menulis juga. Akan tetapi akhirnya dengan gampang keputusan dibuat, IKUT titik. Dan form pendaftaran pun diisi tanpa ragu.

Setelah mengisi form, undangan acara perdana pun tiba, offline. Biasa saja, seperti mendapatkan undangan lainnya, tidak ada perasaan apapun. Yang ada di benak, bagaimana pada hari yang telah dijadwalkan tersebut tidak bentrok dengan jadwal padatku. Maka mulailah atur sana atur sini. Dan alhamdulillah, Kamis, 30 September 2021, saya ditakdirkan bisa duduk dalam acara opening serimonial KOMBES.

Acara ini adalah dari Syaamil untuk Syaamil dan oleh Syaamil. Hampir semua pesertanya saya kenal, terutama tim leader-nya, Kang Rachman, guru dalam banyak hal. Pesan pembuka dari beliau, apapun amanah yang dipikul, kewajiban menjayakan Syaamil melalui tulisan adalah hal penting yang harus diupayakan. Di situ saya merasa terpanggil.

Apalagi ketika Bang Aswi memulai manteranya tentang menulis, semua peserta terhipnotis, terpaku di kursi masing-masing dan terpukau dengan untaian kata-katanya yang berpandukan kalbu. Sungguh ini momen permulaan yang membuat langsung jatuh cinta. Alunan renyah melodi lagu HOME dari Michael Buble betul-betul menancap di kepala saat mengiringi latihan menulis yang dijuduli RUMAH.

Menulis dengan hati, Bang Aswi mulus mendaratkan misinya kepada peserta KOMBES. Betul, bahagia mampu menjadi mesin utama dalam menulis. Mengalir bak anak-anak sungai ide yang terus bermunculan, berdesakan menggerakkan pena yang menari-nari di atas kertas HVS. Setidaknya itulah yang paling mendominasi, memberikan kesan terdalam.

Wow … bahagia bisa bertemu saudara sekandung di Syaamil. Bahagia bisa mengekspresikan sentuhan jiwa dalam kata-kata saat hadir dalam pertemuan perdana KOMBES hari ini. Satu tekad yang sudah lama pun muncul kembali dalam pertemuan ini, saya siap untuk menulis satu tema setiap hari. Dan mulai hari ini juga, tekad itu diwujudkan, jangan sampai terkubur lagi. Bismillaah, insya Allah.

Hatur nuhun Bang Aswi, Om Apud, tengkiu guruku Kang Rachman. KOMBES telah menjadi perahu kehidupanku untuk mengarungi kata, menyelami rasa dan insya Allah bisa meninggalkan warisan hidup yang terus berdenyut walau jasad nanti sudah tiada.[]

Membumikan Quran
Menghidupkan Siroh
Menulis Sepenuh Hati Segenap Jiwa

Bandung, 21 Shafar 1443H/30 Sept 2021

B.E.Y

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x