KOMBES | Komunitas Blogger Syaamil | Syaamil Group

Tiga tahun lalu aku melaksanakan program dari kampus, yaitu Kerja Praktek (KP) di Syaamil Group. Saat pertama kali datang ke sana, aku sangat menyukai lingkungan kerjanya karena di sana kita dapat bekerja tanpa melupakan ibadah. Semenjak itu, aku selalu menginginkan dapat bekerja di sana. Setelah lulus tahun 2019 dari salah satu universitas swasta di Bandung, aku memutuskan untuk melamar ke sana.

Namun sepertinya aku belum mendapatkan kesempatan bekerja di sana. Aku cukup sedih, tetapi aku tidak berputus asa dalam berdoa, “Kalau aku ingin sekali bisa menjadi bagian dalam mendistribusikan kebaikan melalui aku bekerja di sana.” Singkat cerita, aku mulai melamar di tempat lain dan alhamdulillah diterima di salah satu perusahaan start-up. Namun tidak lama.

Aku berhenti karena perusahaan tersebut mulai agak goyah dan memberhentikan beberapa karyawannya. Sedih? Sudah pasti aku sedih banget. Bayangkan saja aku baru mulai bekerja beberapa bulan, tetapi harus diberhentikan. Tak lama dari itu, seorang teman memberikan informasi bahwa entitas Sygma Daya Insani (SDI) yang merupakan bagian dari Sygma Group sedang membuka lowongan pekerjaan.

Yang aku rasakan saat itu … senang sekaligus ragu. Kenapa? Jujur saja, aku merasa pesimis untuk bisa diterima di sana. Alhamdulillah aku memiliki orang tua yang terus men-support. Kata mereka, “Lamar saja dulu, urusan hasil, nanti kita serahkan kepada Allah Swt.” Saya pun langsung melamar. Alhamdulillah setelah menunggu 3 tahun lalu, akhirnya saya menjadi bagian keluarga besar Syaamil Group.

Dari awal masuk bekerja sampai sekarang, banyak sekali hal-hal positif yang sedikit demi sedikit mengubah diri ini menjadi terbuka dalam cara berpikir. Salah satunya adalah para hari ini (30/9), yaitu pelaksanaan launching Komunitas Blogger Syaamil (KOMBES). Acara ini benar-benar memberi insight baru bagi aku, seorang yang pemalu, yang entah bagaimana ingin menyalurkan hobi dalam menulis.

Dalam hati bagian paling dalam … eaaa hahaha … aku mempunyai keinginan untuk bermanfaat bagi orang lain. Serius. Namun HOW? Inilah yang membuat aku terhenti untuk bergerak membagikan sesuatu yang bermanfaat. Setelah mengikuti acara ini, aku semakin yakin untuk bisa berkarya, menyebarkan sedikit hal-hal bermanfaat yang dapat aku bagikan kepada teman-teman di media sosial.

Intinya maju aja dulu hahaha. Namanya juga belajar ya, kan. Sedikit rasa ragu dan malu dalam diri ini memudar. Sangat, sangat berharap setelah merampungkan sesi demi sesi dari acara ini, akan ada sosok Fany baru yang dapat ikut berperan dalam kebaikan. Ibarat tanaman, akan ada tunas baru yang tumbuh dalam diri ini. Tumbuh dan berkembang menjadi pohon yang memiliki akar kuat, daun yang lebat, dan buah yang rasanya nikmat. Semakin nikmat, buah itu bisa dibagikan kepada orang banyak.

Bismillahirahmanirrahim … atas izin Allah dan restu Mamah Papah, insya Allah aku siap menjadi seorang penulis yang memberikan jejak positif di media sosial. Aaamin. Tidak lupa juga, aku ingin mengucapkan terima kasih kepada bapak-bapak kece yang telah memberikan spiritnya kepada aku yang masih belajar ini. Jazakumullahu khairan katsiran.[]

Fany Rosdiana

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x