KOMBES | Komunitas Blogger Syaamil | Syaamil Group

Tahun ini, tepatnya bulan April 2021, saya mendapatkan sebuah tawaran atau tantangan dari sebuah entitas Syaamil Group (Sygma Daya Insani alias SDI) untuk menjadi seorang digital marketer. Awalnya saya merasa ragu, karena selama ini saya bekerja sebagai full stack programmer yang memang tidak mengerti dunia marketing. Hemmm, ini mah kalah sebelum perang.

Belum dicoba sudah takut, ini namanya mental block. Setelah saya merenung, saya merasa ini adalah kesempatan yang saya harus ambil. Meski awalnya saya sedikit takut, tapi di sisi lain saya merasa segala hal itu bisa di pelajari. Bismillah, saya yakin saya mampu. Hanya saja memang perlu tahu caranya dan butuh waktu untuk mempelajarinya.

Beberapa bulan kemudian, saya mulai rutin membaca buku-buku marketing. Akhirnya mulai memahami begitu luasnya dunia marketing ataupun dunia digital marketing. Saya juga mencari cara agar gak ketinggalan jaman. Saya datangin senior-senior hebat, staff digital marketing, sampai General Manager Marcomm. Saya ajak mereka berdiskusi.

Secara tidak langsung, saya bisa menyerap ilmunya secara cuma-cuma. Dan hasilnya WOW, saya jadi memahami apa yang harus saya pelajari terlebih dahulu. Apa yang harus saya perdalam, sampai saya bisa membuat kurikulum Digital Marketing Academy untuk sales SDI. Salah satu kurikulum yang saya buat, adalah adanya kelas untuk belajar menjadi blogger.

Namun jujur saja, saya tidak mengerti dunia blogger itu seperti apa dan harus mulai dari mana. Bayangkan saja, betapa galaunya mempunyai rencana besar namun ada salah satu materi yang saya sendiri belum pernah mencobanya dan belum pernah mempelajarinya. Sudah kayak masak sayur eh lupa pake garam, kan? Hambar jadinya. Namun tiba-tiba ada kabar mengejutkan.

Tringgg-tring-tringgg. Ada info di group management Syaamil Group, bahwa MKS akan membuat Komunitas Blogger Syaamil yang disingkat KOMBES. “WAW, apa itu KOMBES?” tanya saya dalam hati. Saya coba baca, dan ternyata inilah yang saya cari, yaitu sebuah komunitas yang bakal mengajarkan saya terkait dunia blogger dari nol. Gak butuh lama, saya pun langsung daftar.

Tidak hanya itu, saya juga mengajak tim saya untuk ikutan. Wow, semakin menggoda saat daftar ditanyakan ukuran kaos. Yes, kaos GRATIS hihihi. Maklum yah, namanya juga anak muda jaman now. Selalu seneng dikasih gratisan hihihi. Tibalah waktu launching KOMBES, tepatnya pada hari Kamis, 30 September 2021. Saya bersemangat dan antusias, langsung datang dari pagi biar gak telat dan ketinggalan materi.

Eh, ternyata panitia masih beres-beres. Mereka menginfokan di grup bahwa acara baru dimulai jam 8:30. Alasannya, “Biar bisa shalat Dhuha dulu.” Padahal, kantor sudah memberikan waktu buat shalat Dhuha dan tilawah dari jam 7:45. Saya yakin itu hanya alasan panitia yang belum selesai beres-beresnya hihihi. Canda, deng. OK, akhirnya acarapun dibuka oleh Dzikri, MC sejuta ummat.

Lalu disambung sambutan dari Direktur MKS, Pak Rachman. Akhirnya lanjut ke pemateri utama, yaitu Bang Aswi. Siapa sih dia? Kepoin aja IG-nya @bangaswi. Kata Bang Aswi, “Menulislah dengan hati dan editlah dengan pikiran.” Jadi, saat mulai menulis tentunya jangan terlalu banyak mikir, lah. Cobalah untuk mencurahkan semua isi hati apa adanya. “Loh, emang bisa?” tanya hati saya.

Bang Aswi malah bilang, “Ayo kita mulai praktik.” Eits, kagetlah saya. Tiba-tiba sudah disuruh nulis aja. “Tapi ingat, jangan kalah sebelum perang dan jangan terkena mental block, yah, Irfan” kata hati saya. “Ayo kamu pasti bisa.” Kan, sudah dikasih tau caranya, gunakan hati dan jangan banyak dipikirin. “Sekarang, silakan menulis dengan judul RUMAH,” kata Bang Aswi.

“OK,” kata hati saya. Hemmm … beneran bisa loh. Semua hal tentang rumah seketika tergambar dan saya bisa menuliskanya dengan senyum-senyum sendiri. Masya Allah, luar biasa. Gak nyangka aja bahwa orang kayak saya yang ganteng, baik, dan soleh ini (aaamiiin) bisa mencurahkan isi hatinya lewat tulisan. Mantap nih tips pertama dari KOMBES.

Tentunya masih banyak tips lainnya yang kemudian bermunculan dari Bang Aswi. Kalau diceritain di sini, saya yakin perlu beberapa artikel untuk menjelaskannya hihi. Jadi, temen-temen yang gak bisa nulis, gak pede ngeblog dan belum tahu dunia blogger, ayo segera gabung jadi anggota KOMBES. Kita sebarkan kebaikan dengan tulisan. Kita lawan kejahatan tulisan dengan kebaikan tulisan.

Terakhir, ternyata ada riwayat yang diucapkan oleh Ali bin Abu Thalib. Katanya, “Semua penulis akan meninggal, hanya karyanyalah yang akan abadi sepanjang masa. Maka tulislah yang akan membahagiakan dirimu di akhirat nanti.” Jleb banget. Akhir kata, terima kasih untuk Syaamil Group, KOMBES, dan panitia. Syukran jazakumullah khair.[]

Irfan Rangga

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x