KOMBES | Komunitas Blogger Syaamil | Syaamil Group

Mungkin penantian ini telah begitu lama. Membayangkan sebuah aktivitas yang berbeda dari rutinitas keseharian di tempat kerja. Bukan hanya sekedar untuk mengisi waktu. Bukan pula untuk berniat menambah beban tugas yang sejatinya telah begitu padat. Tugas memimpin sebuah direktorat di tingkat induk perusahaan.

Belum lagi tanggung jawab untuk merintis sebuah anak perusahaan baru. Padahal, justru kondisi industrinya sedang ‘mati suri’ saat ini karena dampak pandemi. Bahkan, masih ditambah dengan kewajiban tugas belajar studi lanjut pada bidang studi yang selama ini sayanya agak-agak alergi, bisnis di bidang digital. Lalu, kenapa saya masih harus memaksakan diri?

Memaksakan untuk ikut menjadi anggota KOMBES (Komunitas Blogger Syaamil). Bukankah ini sama saja dengan mencari dan menambah penyakit? Sudah jelas-jelas ketiga aktivitas saya tadi saja sudah banyak dan sangat menyita waktu, tenaga, dan pikiran. Ini malah akan mencari masalah baru; dengan memilih untuk aktif pula di KOMBES.

Sejak bangun tidur pagi tadi, pikiran saya sudah langsung terfokus pada agenda launching KOMBES. Teman-teman sesama tim di MKS pun sejak kemarin sore sudah begitu heboh membicarakan persiapan teknisnya. Namun, tiba-tiba saja ada informasi undangan meeting lanjutan Stream-2 di hari H dengan jam yang hampir sama dengan jadwal launching KOMBES.

Saya mulai galau. Pikiran terbelah. Dua-duanya sama-sama penting. Ikut acara launching KOMBES atau memilih ikut meeting lanjutan Stream-2? Terlebih saya kebagian jadwal pertama untuk melakukan presentasi bisnis pada jam 8 pagi. Maka selanjutnya saya harus memberikan ‘early warning’ buat Tim MKS. Buat jaga-jaga saja. Sungguh bersyukur teman-teman di Tim Internal MKS bisa bergerak cepat.

Mereka bisa menyesuaikan diri dengan skenario alternatif, yaitu mencari calon pengganti tugas saya dalam memberikan kata sambutan, sekaligus meresmikan acara pembukaan dan peresmian event KOMBES.
Tak mau pusing dengan hal tersebut, saya memutuskan untuk langsung berangkat ke kantor. Dalam perjalanan tersebut, saya mencoba menyiasati secara kreatif.

Intinya adalah bagaimana caranya agar saya bisa hadir pada kedua acara tersebut. Ya bisa ikut KOMBES, bisa pula melakukan presentasi bisnis untuk persiapan program di Triwulan terakhir 2021 bagi anak perusahaan baru yang saya komandani. Awalnya saya beranggapan bahwa kedua jadwal acara tersebut sangatlah berdekatan dan potensial beririsan.

Saya kebagian jadwal presentasi bisnis jam 8 pagi. Kisaran waktunya yang diberikan maksimal 40 menit. Sementara jadwal saya memberikan sambutan dan membuka secara resmi KOMBES direncanakan sekitar jam 9 pagi. Pada akhirnya, saya memutuskan untuk melapor dan meminta izin ke Corsec Syaamil Group, sahabat terdekat saya, Ustadz Benny, The Best CEO dalam penilaian saya secara pribadi.

Saya menyampaikan situasi dilematis tadi tentang jadwal kedua acara tersebut. Corsec Syaamil Group pun memberikan pandangan bahwa saya tetap ada peluang mengerjakan kedua acara tersebut. Caranya, setelah saya selesai melakukan presentasi bisnis pada jam yang telah ditentukan, saya bisa langsung menghadiri acara launching KOMBES. Namun alhamdulillah … jadwal acara meeting lanjutan Stream-2 digeser.

Corsec Syaamil Group akhirnya menggeser meeting lanjutan Stream-2 ke jam 13.00 sampai dengan selesai. Singkat cerita, saya bisa melakukan acara keduanya (launching KOMBES dan melakukan presentasi bisnis untuk anak perusahaan baru yang saya pimpin). Bahkan, Corsec Syaamil Group pun ternyata mengikuti kedua acara tersebut juga. Sungguh, sebuah kebetulan yang sangat menguntungkan.

Tibalah saatnya acara launching KOMBES dimulai. Setelah dibuka oleh MC, acara selanjutnya adalah giliran saya untuk memberikan kata sambutan, sekaligus membuka secara resmi kegiatan tersebut. Pada intinya di kata sambutan yang saya sampaikan, bahwa KOMBES adalah sebuah jawaban dari kebutuhan perusahaan Syaamil Group saat ini. KOMBES adalah sebuah terobosan kontekstual.

Saat ini tugas marketing perusahaan tidak lagi hanya bertumpu pada karyawan-karyawan yang berada di departemen marketing tersebut, namun telah berkembang menjadi tugas seluruh karyawan. Mulai dari karyawan dengan level paling atas (CEO) hingga ke level karyawan paling bawah (security, front office, operasional, dan lain-lain). Kontribusi karyawan sebagai pengemban tugas marketing inilah yang akan banyak diperankan, dibentuk, dan dijalankan oleh para anggota KOMBES.

Hal lain yang juga menjadi pertimbangan tambahan adalah tingkat kompetisi bisnis saat ini telah bergeser; dari kelengkapan fitur ataupun harga produk menjadi ke arah kekuatan value (nilai). Di sinilah letak kontekstual dan relevannya KOMBES. Mengapa? Kekuatan KOMBES adalah terletak pada kapasitas produksi dan penyebarluasan beragam konten (tulisan) yang membangun value (nilai) yang melekat pada korporasi maupun produknya. Kekuatan inilah yang sangat dahsyat dan strategis dalam membangun value (nilai).

Setelah selesai acara seremonial, sesi berikutnya dan yang utama, adalah materi pelatihan untuk membangun motivasi menulis dan cara memulai sebuah tulisan. Pada sesi ini, materi diberikan oleh Bang Aswi yang juga merupakan Manajer Marcomm MKS Syaamil Group. Semua peserta diberikan stimulasi pengantar yang menarik dan penuh inspirasi untuk segera membuat sebuah tulisan.

Tulisan apapun dan harus secara kontinyu, dari waktu ke waktu. Sungguh, sebuah kesempatan yang sangat berharga bagi para peserta semua. Bahkan, beberapa peserta dengan penuh semangat dan antusias mencoba berbagi membacakan karya tulisannya masing-masing, termasuk saya. Hanya saja, pada kesempatan di sesi tanya jawab kedua. Saya yakin, bila tidak terbatasi oleh waktu, semua peserta akan meminta kesempatan untuk tampil ke depan dan mencoba membacakan karya tulisannya.[]

Rachmantea Sibageur

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x