KOMBES | Komunitas Blogger Syaamil | Syaamil Group

Selama ini aku suka membuat konten desain grafis tapi masih bingung kalau mau menambahkan tulisan yang menarik. Ketika pertama kali aku dapat info kalau MKS akan membuat Komunitas Blogger Syaamil, muncullah di benak ini rasa ingin bergabung. Aku pikir, alangkah baiknya memadukan desain grafis dengan tulisan yang menarik. Namun aku nggak punya sama sekali basic menulis.

“Kira-kira, aku bisa nggak, ya?” tanya Indah Aisyah Nursari pada dirinya sendiri. Jujur, aku ingin bisa menyampaikan pesan atau ekspresi perasaan lewat tulisan. Selain menjadi sarana menyampaikan pesan, tulisan juga bisa menjadi sarana menyebarkan kebaikan. Kebaikan yang disebar lewat tulisan akan memberikan manfaat dan pembelajaran positif bagi pembacanya.

Semakin inspiratif sebuah tulisan, maka semakin banyak juga ilmu yang dapat disebar. Pastinya akan ada pahala yang mengalir. Hingga kemudian datanglah hari H itu. Sebelum berangkat ke kantor, rasanya so excited meskipun agak kurang percaya diri. Tapi aku sudah niatkan untuk menimba ilmu. Alhamdulillah … singkat cerita, dari pelatihan ini aku banyak bilang, “AHA!”

Menulislah dengan hati, lalu editlah dengan pikiran. Rupanya itulah tips yang harus aku lakukan untuk bisa MENULIS! “Tidak harus memiliki basic untuk bisa menulis.” Nah, kata-kata inilah yang semakin memotivasiku untuk menulis. Harapanku ke depannya adalah bisa konsisten dalam menulis dan bisa terus memotivasi untuk pengembangan diri.

Setelah mengikuti KOMBES ini, aku yakin insya Allah aku bisa buat karya yang bermanfaat. Sesuai dengan kutipan Ali bin Abi Thalib, “Semua penulis akan mati, hanya karyanyalah yang akan abadi. Maka tulislah sesuatu yang membahagiakanmu di akhirat nanti.” Terima kasih KOMBES telah memberikan kesempatan aku untuk bertumbuh. Semoga menjadi kebaikan untuk kita semua, barakallah.

Sosok lainnya, Indah Wulansari, peserta dan anggota KOMBES yang hanya bisa mengikutinya secara daring meski tempat duduknya berada takjauh dari Ruang Hijaz (lokasi pelatihan) mengatakan bahwa ia merasa bahagia pada hari itu. Bahagia karena opening KOMBES-nya begitu meriah dan rangkaian acaranya sangat menarik.

Pada saat Team KOMBES meminta kami semua untuk menuliskan sesuatu yang bertema “Rumah” dan “Pulang”. Rasa haru, senyum, dan tertawa geli bercampur padu. Sampai aku pun sempat meneteskan air mata membaca kalimat-kalimat yang tertulis dan mendengarkan cerita yang diutarakan oleh teman-teman KOMBES semua. Wooow it’s amazing!

Related banget ya kedua tema di atas dengan apa yang sedang aku alami saat ini. Ketika aku menulis pun tanpa sadar diri, mata ini kok jadi burem berkaca-kaca, lalu menetes deh tu air ke pipi. Bergegas menarik secarik tisu dari tempatnya, kuseka dan kembali semangat mengikuti segala penyampaian-penyampaian perihal menulis dari Team KOMBES.

Cerita dari teman-teman pun sungguh menarik dan beraneka. Tak terasa waktu bergulir berlalu dengan cepat, dan berakhirlah sudah sesi opening KOMBES. Penutup kesimpulan diri, aku semakin semangat untuk menuangkan isi hati dan pikiran ke dalam sebuah tulisan yang insya Allah bermakna plus membawa manfaat, baik untuk diri ini maupun pembaca. Aaamiiin.[]

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x