
Bandung, 19 Agustus 2026 — Sekitar 70 peserta dari Pondok Tahfizh Al-Qur’an (PTQ) JUSKOKI Ina Cookies dan Kajian Subuh Masjid Jabal Rahmah Bojong Koneng mengikuti program Wisata Qur’an di Syaamil Group, Kiaracondong, Kota Bandung, Rabu (19/8/2026).
Kegiatan tersebut memberikan kesempatan kepada para peserta untuk mengenal perjalanan Al-Qur’an secara lebih dekat, mulai dari sejarah hingga berbagai tahapan yang dilalui sebelum sebuah mushaf dapat hadir dan digunakan oleh masyarakat.
Kunjungan turut dihadiri Founder Ina Cookies sekaligus pendiri Pondok Tahfizh Al-Qur’an JUSKOKI, Hj. R.N. Ina Wiyandini. Kehadiran rombongan PTQ JUSKOKI dan Kajian Subuh Masjid Jabal Rahmah menjadi bagian dari kegiatan edukatif yang bertujuan memperluas wawasan peserta mengenai Al-Qur’an melalui pengalaman pembelajaran secara langsung.
Rangkaian Wisata Qur’an diawali dengan pembukaan dan sambutan dari Founder Syaamil Group, Riza Zacharias, serta Hj. R.N. Ina Wiyandini. Peserta kemudian mendapatkan penjelasan mengenai sejarah Al-Qur’an dan perjalanan Syaamil Group dalam menghadirkan mushaf Al-Qur’an kepada masyarakat.
Materi tersebut menjadi pengantar sebelum peserta mengikuti rangkaian kunjungan untuk melihat lebih dekat proses di balik penerbitan mushaf. Peserta diperkenalkan pada berbagai tahapan yang membutuhkan ketelitian, konsistensi, dan tanggung jawab agar mushaf dapat hadir dengan baik hingga sampai ke tangan pembaca.
Melalui kegiatan tersebut, peserta memperoleh perspektif bahwa mushaf Al-Qur’an yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari melewati perjalanan yang panjang. Setiap tahapan menjadi bagian dari ikhtiar untuk menghadirkan mushaf yang dapat mendukung masyarakat dalam membaca, mempelajari, menghafal, dan memahami Al-Qur’an.
Wisata Qur’an juga sejalan dengan semangat pendidikan karakter yang diterapkan di lingkungan Pondok Tahfizh Al-Qur’an JUSKOKI Ina Cookies. Nama JUSKOKI merupakan akronim dari Jujur, Ulet, Sabar, Komunikatif, Optimis, Komitmen, dan Ikhlas yang menjadi nilai dasar dalam pembentukan karakter para santri.
Keterlibatan peserta dari lingkungan pondok tahfizh dan majelis taklim menunjukkan bahwa pembelajaran mengenai Al-Qur’an dapat dilakukan melalui berbagai pendekatan. Kedekatan dengan Al-Qur’an tidak hanya dibangun melalui kegiatan membaca dan menghafal, tetapi juga melalui pemahaman terhadap sejarah serta proses panjang yang menyertai hadirnya mushaf di tengah masyarakat.
Program Wisata Qur’an yang diselenggarakan Syaamil Group menjadi ruang edukasi bagi masyarakat untuk melihat Al-Qur’an dari perspektif yang lebih luas. Peserta tidak hanya mengenal mushaf sebagai hasil akhir, tetapi juga memahami nilai, proses, dan upaya yang berada di balik pembuatannya.
Kunjungan PTQ JUSKOKI Ina Cookies dan Kajian Subuh Masjid Jabal Rahmah Bojong Koneng tersebut diharapkan dapat memberikan pengalaman pembelajaran yang berkesan sekaligus menumbuhkan apresiasi dan kecintaan peserta terhadap Al-Qur’an.
Lebih dari sekadar kunjungan edukatif, Wisata Qur’an menjadi sarana bagi peserta untuk mengenal perjalanan mushaf, memperluas wawasan, serta membangun kedekatan yang lebih kuat dengan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. (Kontributor : Rika Nur Hidayati)
Recent Comments