
Sumber: Dokumentasi Internal Sygma Daya Insani (SDI)
Bali, 08 Mei 2026 – Sygma Daya Insani (SDI) kembali menyelenggarakan Annual Meeting SDI 2026 sebagai ruang pertemuan para pejuang dakwah literasi Al-Qur’an dari berbagai wilayah di Indonesia. Kegiatan yang berlangsung pada 27–29 April 2026 ini diikuti oleh 70 peserta yang terdiri dari Sygma Learning Consultant (SLC), Supervisor, dan Manajer yang telah menunaikan amanah target yang ditetapkan.
Lebih dari sekadar agenda tahunan, pertemuan ini menjadi ruang untuk kembali meluruskan niat, menyegarkan ruh perjuangan, dan menyatukan langkah dalam satu misi besar yaitu menghidupkan teladan terbaik Rasulullah melalui sirah di tengah kehidupan masyarakat.
Hari pertama dibuka dengan kebersamaan yang hangat dalam makan siang bersama. Di momen sederhana itu, jarak antarwilayah seakan luluh dalam satu suasana kekeluargaan. Penyambutan oleh Chairman of Syaamil Group, Bapak Riza Zacharias, menjadi penegas bahwa pertemuan ini bukan sekadar seremoni. Momen tersebut menghadirkan kesadaran bahwa setiap langkah para SLC adalah bagian dari mata rantai perjuangan panjang menghidupkan nilai-nilai sirah dalam interaksi sehari-hari, dari satu keluarga ke keluarga lainnya.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyaluran Wakaf Buku SDI di Masjid Agung Ibnu Batutah Bali. Sebanyak enam paket buku Islami diserahkan sebagai bentuk nyata bahwa dakwah tidak berhenti pada distribusi, tetapi berlanjut menjadi kebermanfaatan yang hidup di tengah masyarakat. Wakaf ini menjadi simbol bahwa setiap ikhtiar kecil yang dilakukan para pejuang SDI memiliki dampak jangka panjang bagi literasi Islam.
Pada malam harinya, suasana haru dan penuh syukur terasa dalam Gala Dinner and Awarding Night di Swiss-Belhotel Kuta Bali. Penghargaan yang diberikan bukan semata tentang capaian angka, melainkan bentuk apresiasi atas kesungguhan, ketekunan, dan keistiqamahan para pejuang dalam menjalankan amanah dakwah di wilayah masing-masing.
Memasuki hari kedua, kegiatan company gathering dan wisata edukatif menjadi ruang untuk membangun kedekatan yang lebih dalam antar peserta. Kebersamaan yang terjalin tidak hanya mempererat hubungan, tetapi juga melahirkan energi baru bahwa perjuangan ini tidak dijalani sendiri, melainkan dalam satu barisan yang saling menguatkan.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan refleksi kebersamaan sebelum seluruh peserta kembali ke daerah masing-masing. Setiap peserta pulang bukan hanya membawa kenangan, tetapi juga membawa kembali nyala semangat dan kesadaran bahwa peran mereka adalah bagian dari gerakan dakwah yang lebih besar.
Annual Meeting SDI 2026 pada akhirnya bukan sekadar pertemuan, tetapi menjadi titik penguatan arah perjuangan. Dari Bali, para pejuang SDI kembali melangkah dengan perspektif yang lebih utuh bahwa setiap interaksi dengan masyarakat adalah peluang dakwah, setiap buku yang tersampaikan adalah jalan hidayah, dan setiap ikhtiar yang dilakukan adalah bagian dari menyambung jejak perjuangan Rasulullah untuk menyempurnakan akhlak manusia.
(Kontributor: Muhammad Taufan Erlangga)
Recent Comments